Internalisasi Pembelajaran PAI Dalam Membantu Siswa Korban Bullying Mengembangkan Interaksi Sosial Positif Di Kelas X Sma
DOI:
https://doi.org/10.35706/wkip.v8i01.13647Abstract
Bullying adalah masalah sosial yang masih sering terjadi di sekolah dan berdampak besar terhadap kondisi psikologis siswa dan interaksi sosial mereka. Siswa yang menjadi korban merasa cenderung mengalami perasaan terasing, rendah diri, dan kesulitan menjalin hubungan sosial yang sehat dengan teman sebaya mereka . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membantu siswa yang menjadi korban mengungkapkan bersosialisasi dengan baik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menjadi korban mengalami dampak psikologis seperti perasaan sedih , cemas, menarik diri, dan ketidakpercayaan diri, yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk berinteraksi dengan orang lain. Melalui penerapan nilai-nilai akhlak mulia, empati, kasih sayang, dan persaudaraan, pendidikan agama Islam memainkan peran penting dalam proses pendampingan. Pendidik PAI mampu menciptakan rasa aman, membantu siswa membuka diri, dan meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri siswa dalam interaksi sosial dengan menggunakan pendekatan empatik dan langsung. Studi ini menemukan bahwa pendidikan agama Islam membantu siswa korban berdiskusi di sekolah dalam pemulihan psikologis dan membangun interaksi sosial yang positif.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rasyid Za’far Siddik, Ibnu Athoillah Yusuf, Sofian Sofian, Moch Munawir Amin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal dapat diakses secara terbuka