Epistemologi Ilham dan Ilmu dalam Pemikiran Al-Ghazali: Analisis Relasi Rasionalitas dan Spiritualitas dalam Tradisi Keilmuan Islam

Authors

  • Cahyudi Prima Sekolah Tinggi Agama Islam Minhajul Haq, Indonesia
  • Isrun Abdurahman Sekolah Tinggi Agama Islam Minhajul Haq, Indonesia
  • Agus Salim Sekolah Tinggi Agama Islam Minhajul Haq, Indonesia
  • Izudin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Isop Sapei UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35706/wkip.v10i01.13668

Abstract

Diskursus mengenai epistemologi dalam tradisi keilmuan Islam sering kali dihadapkan pada dikotomi antara rasionalitas dan spiritualitas, terutama di tengah dominasi paradigma sains modern yang sekularistik dan reduksionis. Meskipun pemikiran Abu Hamid Al-Ghazali tentang ilmu telah banyak dikaji, mayoritas penelitian terdahulu masih menyisakan kesenjangan penelitian (research gap) karena cenderung hanya berfokus pada aspek pendidikan akhlak atau tasawuf secara umum, tanpa menganalisis secara spesifik dan mendalam relasi dialektis antara ilham (intuisi spiritual) dan rasionalitas sebagai satu kesatuan sistem epistemologi yang utuh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji epistemologi ilham dan ilmu menurut Al-Ghazali guna menyingkap relasi rasionalitas dan spiritualitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan mengaplikasikan metode historis-filosofis dan hermeneutika terhadap karya primer Al-Ghazali (Ihya’ ‘Ulum al-Din, al-Munqidz min al-Dhalal, Mishkat al-Anwar, dan al-Risalah al-Laduniyyah). Hasil penelitian membuktikan bahwa Al-Ghazali mengkonstruksi hierarki epistemologi yang integratif; menempatkan pengetahuan empiris dan akal (istidlal) sebagai instrumen awal yang esensial, sementara ilham diposisikan sebagai puncak pencapaian pengetahuan transenden yang menyempurnakan keterbatasan rasio. Kebaruan (novelty) dari penelitian ini terletak pada argumentasi teoretis yang mendudukkan ilham dalam pemikiran Al-Ghazali bukan sekadar pengalaman mistik-subjektif, melainkan sebagai sumber pengetahuan valid yang terstruktur secara logis dalam melengkapi kerja akal. Adapun kontribusi penelitian ini adalah menawarkan kerangka paradigma holistik bagi perguruan tinggi Islam kontemporer untuk mengintegrasikan ilmu agama dan sains umum, sekaligus memberikan landasan kritik filosofis terhadap kungkungan epistemologi positivistik modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Ghazali’s philosophical theology. (2010). Choice Reviews Online, 47(10), 47-5563-47–5563. https://doi.org/10.5860/CHOICE.47-5563

Aminullah Poya & Habiburrahman Rizapoor. (2023). Al-Ghazali’s Theory of Real Knowledge: An Exploration of Knowledge Integration in Islamic Epistemology through Contemporary Perspectives. International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 3(2). https://doi.org/10.55227/ijhess.v3i2.627

Badrudin, B., Hidayat, S. T., Marlina, Y., Samrin, S., Nurochim, N., & Wijaya, C. (2025). Islamic Esoteric Education in Internalizing Cultural Values of Kampung Keputihan in the Modern Era. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 13(2), 1049–1070. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v13i2.1677

Basuki & Adang Hambali. (2024). Epistemologi Filsafat: Cara Memperoleh Pengetahuan. Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 160–166. https://doi.org/10.29313/idarotuna.v1i2.5696

Crupi, V., & Calzavarini, F. (2023). Critique of pure Bayesian cognitive science: A view from the philosophy of science. European Journal for Philosophy of Science, 13(3), 28. https://doi.org/10.1007/s13194-023-00533-w

Ghazali. (1146). Mishkat Al-Anwar Manuscript. http://archive.org/details/ms297g41ma

Griffel, F. (with Internet Archive). (2009). Al-Ghazali philosophical theology. New York : Oxford University Press. http://archive.org/details/alghazaliphiloso0000grif

Hallaq, W. B. (2000). Islamic law: History and transformation. In R. Irwin (Ed.), The New Cambridge History of Islam (1st ed., pp. 142–183). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CHOL9780521838245.006

Hamat, M. F., Shuhari*, M. H., & Basri, M. N. H. (2019). Al-Ghazali’s Thought On The Existence Of Allah Swt In Ihya’ ‘Ulum Al-Din. 532–542. https://doi.org/10.15405/epsbs.2019.09.59

Harahap, A. S. (2021). Epistemologi:Teori, Konsep dan Sumber-Sumber Ilmu dalam Tradisi Islam. Dakwatul Islam, 5(1), 13–30. https://doi.org/10.46781/dakwatulislam.v5i1.204

Jais Aswanda, Amril, & Sawaluddin. (2024). EPISTEMOLOGI ILMU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: KONSEP EPISTEMOLOGI PERPSEKTIF BARAT DAN ISLAM. Al-Ihda’ : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 19(1), 1276–1289. https://doi.org/10.55558/alihda.v19i1.114

Munip, A. (2024). Ilmu dalam Tinjauan Filsafat: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 10(1), 49–58. https://doi.org/10.46963/aulia.v10i1.1875

Nasr, S. H. (with Internet Archive). (2006). Islamic philosophy from its origin to the present: Philosophy in the land of prophecy. Albany : State University of New York Press. http://archive.org/details/islamicphilosoph0000nasr

Nawazir, S. (2022). SUMBER-SUMBER ILMU PENGETAHUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN BARAT. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 1(2), 457–462. https://doi.org/10.31004/jpion.v1i2.74

Purba, D. W. (2018). HERMENEUTIKA SEBAGAI METODE PENDEKATAN DALAM TEOLOGI. Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 82–92.

Risalah Ladduniyyah—Imam Ghazali.pdf—Google Drive. (n.d.). Retrieved October 5, 2025, from https://drive.google.com/file/d/1MZWs-f63ZKmTQjEhFr6yyX6f2pqGjgsc/view

Walbridge, J. (2011). Seyyed Hossein Nasr. Islamic Philosophy from its Origin to the Present: Philosophy in the Land of Prophecy. Albany: State University of New York Press, 2006. x + 380 pages, endnotes, index. Cloth US$74.50 ISBN 978–0-7914–6799-2; Paper US$29.95 ISBN 978–0-7914–6800-5. Review of Middle East Studies, 45(1), 124–126. https://doi.org/10.1017/S2151348100002184

WASIM NASHED YACOB FANOUS. (2020). إحياء علوم الدين كامل الإمام العزالي. http://archive.org/details/20200821_20200821_0955

المنقذ من الضلال الغزالي ط المنهاج نسخة جديدة. (n.d.). Retrieved May 31, 2026, from http://archive.org/details/20230209_20230209_2017

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Prima, C., Abdurahman, I., Salim, A., Izudin, I., & Sapei, I. (2026). Epistemologi Ilham dan Ilmu dalam Pemikiran Al-Ghazali: Analisis Relasi Rasionalitas dan Spiritualitas dalam Tradisi Keilmuan Islam. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 10(01), 140–147. https://doi.org/10.35706/wkip.v10i01.13668

Citation Check